AMUNTAI — Seorang lansia bernama Hj. Sawasa (78) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Kamis (2/4/2026) pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (1/4/2026) sore setelah diduga terjatuh ke sungai di belakang rumahnya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.30 WITA saat keponakan korban datang untuk mengantarkan makanan. Namun, rumah korban dalam keadaan kosong dengan pintu terbuka dan kipas angin masih menyala.
Merasa janggal, keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi. Dugaan korban terjatuh ke sungai menguat setelah ditemukan tongkat bantu jalan dan penutup kepala milik korban di bantaran sungai.
Kasat Polairud Polres HSU melalui Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur mengatakan temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian, BPBD, dan relawan untuk dilakukan pencarian.
“Berdasarkan temuan barang milik korban di pinggir sungai, warga segera melaporkan kejadian tersebut untuk dilakukan penyisiran,” ujarnya.
Pencarian dilakukan sejak malam hari hingga akhirnya korban ditemukan pada Kamis sekitar pukul 06.20 WITA.
Jasad korban ditemukan mengapung di aliran sungai dengan jarak sekitar lima kilometer dari lokasi awal diduga jatuh.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban kerap beraktivitas di sekitar sungai untuk memeriksa saluran air menuju rumahnya.
Kondisi fisik korban diduga menjadi salah satu faktor penyebab kejadian. Korban diketahui menggunakan tongkat bantu jalan dan mengalami gangguan penglihatan.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia saat beraktivitas di sekitar perairan.












