BANTUL — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka secara resmi Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkorwil Daerah Istimewa Yogyakarta di SPN Selopamioro, Imogiri, Bantul, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ribuan anggota Banser dari DIY dan Jawa Tengah, serta dihadiri sejumlah pejabat Polri, tokoh organisasi keagamaan, dan unsur pemerintah daerah. Hadir di antaranya Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, serta kepala daerah dan tokoh masyarakat.
Pembukaan diawali rangkaian seremoni, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga pemutaran profil organisasi GP Ansor.
Ketua Umum PP GP Ansor melaporkan kegiatan ini diikuti sekitar 6.000 personel Banser dari DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, didukung sekitar 200 instruktur. Pelatihan difokuskan pada penguatan sistem kaderisasi, peningkatan kapasitas instruktur, serta pembentukan kepemimpinan organisasi.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan, khususnya keluarga besar Nahdlatul Ulama dan GP Ansor, dalam menjaga stabilitas nasional serta merawat nilai kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.
Kapolri juga mengingatkan bahwa persatuan menjadi modal utama bangsa menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Menurutnya, keberagaman suku, budaya, dan agama harus terus dijaga sebagai kekuatan nasional, bukan sumber perpecahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis, menyanyikan lagu kebangsaan organisasi, serta doa bersama. Kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan sinergi antara Polri dan GP Ansor dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan masyarakat.











