JAKARTA – Pertamina Patra Niaga menggelar sosialisasi penggunaan LPG yang aman bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jakarta Timur, bertepatan dengan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kegiatan ini menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait aspek keselamatan penggunaan LPG dalam aktivitas sehari-hari.
Sosialisasi melibatkan tim Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, serta pelaku UMKM setempat. Materi yang disampaikan mencakup cara pemasangan regulator yang benar, pengecekan kelayakan tabung dan selang, hingga langkah mitigasi awal apabila tercium bau gas.
Peserta juga mendapatkan simulasi penanganan kondisi darurat, termasuk praktik pemadaman api secara sederhana dan aman. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan langkah keselamatan secara langsung di lapangan.
Pertamina Patra Niaga menilai edukasi keselamatan LPG menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan risiko, mengingat LPG digunakan secara luas oleh rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Literasi keselamatan dinilai krusial untuk menekan potensi kecelakaan akibat kesalahan pemasangan atau penggunaan yang tidak sesuai standar.
Bagi pelaku UMKM, pemahaman penggunaan LPG yang aman juga berdampak langsung pada keberlangsungan usaha. Aktivitas memasak yang aman dinilai dapat meminimalkan gangguan operasional sekaligus melindungi keselamatan pekerja dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tidak hanya di area operasional perusahaan, tetapi juga di tengah masyarakat sebagai pengguna akhir energi.
Edukasi keselamatan LPG disebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi energi yang aman, andal, dan bertanggung jawab hingga ke tingkat rumah tangga dan UMKM.












