BencanaSosial

400 Operator SPBU di Medan Terima Bantuan, Pertamina Apresiasi Garda Terdepan Layanan Energi

×

400 Operator SPBU di Medan Terima Bantuan, Pertamina Apresiasi Garda Terdepan Layanan Energi

Sebarkan artikel ini
Operator SPBU Medan menerima paket bantuan Pertamina di masa tanggap darurat banjir.
Operator SPBU di Kota Medan menerima bantuan makanan tambahan dari Pertamina sebagai bentuk dukungan di tengah situasi banjir.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada 400 operator SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada para operator yang tetap bekerja penuh di tengah situasi banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Para operator yang menerima bantuan berasal dari 60 SPBU di Kota Medan. Mereka merupakan garda terdepan yang memastikan pasokan BBM tetap tersalurkan dengan aman, bahkan ketika sebagian akses jalan terendam banjir dan antrean kendaraan meningkat tajam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa pemberian bantuan ini merupakan apresiasi atas dedikasi para operator yang terus bertugas tanpa kenal lelah.

“Sebagai garda terdepan pelayanan energi, operator SPBU memegang peran vital untuk menjaga suplai tetap tersedia di tengah situasi yang tidak mudah. Kami sangat menghargai kerja keras mereka. Tetap semangat dan jaga kesehatan,” ujar Fahrougi, Jumat (5/12/2025).

Operator Merasa Diperhatikan

Bagi para operator, perhatian dari Pertamina memberikan dorongan semangat di tengah tingginya beban kerja beberapa hari terakhir.

Fani Putri Azhari, operator SPBU 11.201.101 di Jalan Yos Sudarso, mengaku bantuan ini sangat berarti.
“Senang sekali ada perhatian seperti ini. Beberapa teman rumahnya terkena dampak banjir, tapi kami tetap harus bertugas. Dukungan Pertamina membuat kami merasa tidak bekerja sendirian,” tuturnya.

Senada dengan itu, Boy Hernanda Harahap, operator di SPBU yang sama, menyebutkan bahwa antrean kendaraan yang mengular beberapa hari terakhir membuat beban kerja meningkat drastis.
“Terima kasih kepada Pertamina. Ini sangat membantu, apalagi antrean lagi ramai dan beberapa dari kami harus lembur,” katanya.

Baca Juga  Pencarian Tiga Korban Longsor Arjasari Bandung Dihentikan, Warga Lanjutkan Secara Mandiri

Bantuan ini disalurkan dalam rangka masa tanggap darurat yang berlaku hingga 10 Desember 2025. Pertamina berharap dukungan ini dapat menjaga stamina operator sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan lancar di tengah situasi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *