Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Reses DPRD Tanah Bumbu, Ratusan Warga Serbu Hasanuddin Sampaikan Keluhan Air Bersih hingga Banjir

×

Reses DPRD Tanah Bumbu, Ratusan Warga Serbu Hasanuddin Sampaikan Keluhan Air Bersih hingga Banjir

Sebarkan artikel ini
Hasanuddin menerima dan mencatat aspirasi warga dalam kegiatan reses DPRD Tanah Bumbu di Medina Hotel Pagatan.
Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin berdialog dengan warga saat kegiatan reses di Pagatan.

TANAH BUMBU — Ratusan warga memadati kegiatan reses Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, di Medina Hotel Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Senin (1/12/2025). Suasana dialog berlangsung terbuka, dengan warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Di awal pertemuan, Hasanuddin menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang nyata bagi DPRD untuk menyerap aspirasi publik.

“Reses adalah momentum kami mendengar langsung suara masyarakat. Semua keluhan harus menjadi dasar kami dalam menjalankan fungsi pengawasan, budgeting, dan pembentukan regulasi,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Hasanuddin juga menyinggung tantangan fiskal daerah. Ia menyebut APBD 2025 mengalami penurunan signifikan akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.

“DBH kita termasuk yang terbesar pemotongannya di Kalsel. Ini tentu berdampak pada kemampuan belanja daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan DPRD bersama Bupati terus berupaya mencari tambahan anggaran agar pembangunan prioritas tetap berjalan.

 

Aduan Warga: Air Bersih, Drainase, Banjir

Dalam sesi dialog, keluhan warga berfokus pada persoalan layanan air bersih PDAM yang belum merata, genangan air di sejumlah titik, serta drainase yang tidak berfungsi optimal.

Menanggapi aduan itu, Hasanuddin menjelaskan progres pengembangan jaringan air bersih di beberapa wilayah.

“Untuk Betung, jaringan pipa sudah tembus sampai Saring Sungai Binjai. Kita tunggu penyelesaiannya. Untuk Barugelang, pipanya sudah dekat kantor desa,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa program pembangunan siring dan pengaspalan di wilayah tersebut akan diprioritaskan mulai 2026.

Terkait persoalan banjir di kawasan Batuah, Hasanuddin memastikan bahwa perbaikan drainase sudah mulai dikerjakan dan akan terus dikawal hingga tuntas.

Semua usulan warga — dari jalan usaha tani hingga perbaikan lingkungan — telah dicatat untuk kemudian ditindaklanjuti melalui Musrenbang dan pembahasan DPRD.

Baca Juga  STOP BULLYING! FAD Tanbu Gelar MPLS di SMP IT Ar-Rasyid Batulicin

“Semua aspirasi akan kita dorong ke perangkat daerah terkait, terutama Dinas PUPR. Kami kawal agar memberi manfaat nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *