MEDAN — Pertamina Patra Niaga membuka Posko Layanan Kesehatan Pasca Banjir di depan Fuel Terminal Medan Labuhan sebagai dukungan cepat bagi ribuan warga yang terdampak banjir di kawasan Labuhan, Medan, sejak akhir November.
Posko ini melayani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir, mulai dari penyakit kulit, infeksi ringan, hingga keluhan akibat paparan air kotor yang masih menggenangi sejumlah titik.
Nazmi, salah satu warga penerima layanan, mengatakan kondisinya membaik setelah mendapat pemeriksaan dan obat-obatan.
“Alhamdulillah ada pengobatan dari Pertamina. Rumah kami masih tergenang. Di sini kami bisa diperiksa dan diberi obat,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Hal serupa disampaikan Siti Maryana yang datang bersama ayahnya. “Rumah kami belum surut tiga hari. Keluhan saya gatal dan badan berdenyut. Posko ini membantu sekali, ayah juga diperiksa,” katanya.
Lurah Pekan Labuhan, Roy Sulaiman Batubara, mengapresiasi langkah cepat Pertamina. Ia menyebut sekitar 3.000 KK atau 10.000 warga terdampak banjir di wilayahnya. “Pertamina responsif terhadap warga sekitar, tidak hanya saat banjir. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa tim kesehatan telah turun sejak hari pertama banjir sebelum posko dibuka resmi pada 1 Desember.
“Posko rencananya berjalan sampai 3 Desember, dan akan dievaluasi sesuai kondisi lapangan,” katanya.
Posko ini menjadi salah satu rangkaian respon Pertamina untuk mendukung pemulihan warga, terutama di wilayah ring 1 operasi perusahaan.












