Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Jakarta

BNN dan Bareskrim Polri Ungkap 38.934 Kasus Narkotika, Sinergi Nasional Perangi Kejahatan Terorganisir

×

BNN dan Bareskrim Polri Ungkap 38.934 Kasus Narkotika, Sinergi Nasional Perangi Kejahatan Terorganisir

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto bersama Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono dalam konferensi pers ungkap kasus narkotika di Jakarta, Rabu (22/10/2025
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto bersama Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkotika periode Januari–Oktober 2025 di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Jakarta — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berperan aktif dalam kegiatan ungkap kasus peredaran gelap narkotika yang dilakukan oleh Bareskrim Polri selama periode Januari hingga Oktober 2025. Kehadiran BNN menegaskan sinergi kuat antar aparat penegak hukum dalam memerangi kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan terorganisir.

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Budi Wibowo, hadir dalam kegiatan yang disambut langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono beserta jajaran di Gedung Awaloedin Djamin, Aula Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Selama periode sepuluh bulan, Bareskrim Polri bersama Polda jajaran berhasil mengungkap 38.934 kasus tindak pidana narkotika dengan 51.763 tersangka. Total barang bukti yang diamankan mencapai 197,71 ton narkotika atau 197.712.863 gram, terdiri atas sabu 6,95 ton; ganja 184,64 ton; ekstasi 1.458.078 butir (437,42 kg); kokain 34,49 kg; heroin 6,83 kg; tembakau gorila 1,87 ton; serta berbagai jenis obat terlarang lainnya.

Kepala BNN RI menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba.

“Pemberantasan narkoba adalah syarat mutlak untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Ancaman narkoba terhadap bonus demografi, kualitas SDM, dan stabilitas sosial ekonomi harus ditangani secara serius. Namun kita juga harus memandangnya sebagai isu kemanusiaan — pengguna narkoba adalah korban yang perlu disembuhkan, bukan sekadar dipenjara,” ujar Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

BNN mengapresiasi langkah strategis Bareskrim Polri dan jajarannya dalam pengungkapan kasus dengan capaian signifikan ini. Ke depan, BNN berkomitmen memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum serta memperluas pendekatan humanis melalui rehabilitasi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Kepala BNN RI: Perang Melawan Narkotika Harus Berperspektif Kemanusiaan

Dengan semangat “War on Drugs for Humanity”, BNN mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama melindungi generasi muda dan masa depan Indonesia dari bahaya narkoba.

 

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI
📍 Jakarta
📞 humas@bnn.go.id | 🌐 www.bnn.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *