Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui peluncuran Intervensi Spesifik Tim Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2025, yang digelar di Rumah Bambu Desa Buntoi, Senin (20/10/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan, namun launching resminya baru dilakukan hari ini. Saat ini terdapat sekitar 290 desa yang menjadi lokus penanganan stunting, dengan jumlah 462 anak terdampak,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Ia menambahkan, pemerintah daerah menargetkan penurunan angka stunting yang sebelumnya mencapai 27,9 persen agar dapat ditekan di bawah 20 persen.
Menurutnya, intervensi yang dilakukan mencakup pemberian makanan bergizi, vitamin, serta edukasi gizi kepada anak-anak terdampak dan orang tua mereka.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr. Pande Putu Gina, mengatakan bahwa pelaksanaan program tahun ini difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor, dengan Dinas Kesehatan sebagai koordinator utama.
“Kami telah menyiapkan tim pendamping di setiap desa untuk memantau langsung kondisi anak-anak terdampak. Selain itu, TP3S juga turut mendukung melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat,” jelas dr. Pande.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Pulang Pisau optimistis mampu mempercepat penurunan angka stunting sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.












