Barito Kuala – Bupati Barito Kuala (Batola) H. Bahrul Ilmi bersama Kepala Distrik Navigasi Banjarmasin Hendaviny Kartomo serta jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) meninjau langsung kondisi Sungai Barito melalui kegiatan susur sungai, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini bukan sekadar agenda simbolik, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan dan menata aktivitas transportasi di kawasan perairan Sungai Barito. Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya konkret Pemkab Batola dalam menggali potensi ekonomi sungai sebagai sumber pendapatan daerah.
“Susur Sungai Barito ini merupakan langkah awal untuk memastikan aktivitas di perairan berjalan tertib dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Bahrul Ilmi.
Bupati menilai, sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Batola. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Sungai Barito dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama di sektor transportasi, perdagangan, dan pariwisata air.
“Kami ingin potensi Sungai Barito dikelola secara berdaya guna dan berkelanjutan. Dari sini, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah PAD daerah,” tambahnya.
Sebelum kegiatan susur sungai dimulai, Bupati Bahrul Ilmi menggelar rapat koordinasi bersama pihak Distrik Navigasi dan KSOP. Rapat tersebut membahas pemetaan wilayah perairan, termasuk penataan lokasi tambat atau tempat berlabuh kapal tongkang agar sesuai ketentuan dan lebih aman bagi pengguna sungai.
Menurutnya, penataan wilayah tambat kapal menjadi hal penting karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran lalu lintas air dan keselamatan pelayaran. Pemerintah daerah berkomitmen menertibkan aktivitas di sepanjang sungai tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
“Kami ingin Sungai Barito tidak hanya tertata rapi, tetapi juga menjadi ruang ekonomi yang produktif, aman, dan ramah lingkungan,” tegas Bupati.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pemkab Batola dalam menciptakan tata kelola sungai yang efisien, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Banua.












