KOTABARU – Di tengah tantangan menurunnya minat baca generasi muda, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berupaya menghadirkan solusi inspiratif melalui ajang Pemilihan Duta Baca Daerah 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) ini resmi dibuka pada Senin (29/9/2025) di Gedung Mahligai Pemuda, diikuti oleh 15 peserta muda berusia 18–25 tahun dan akan berlangsung hingga 30 September 2025.
Mengusung tema “Duta Baca sebagai Motivator Inspirasi Masyarakat Kotabaru dalam Meningkatkan Kegemaran Membaca”, ajang ini tak sekadar kompetisi, melainkan langkah konkret menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat. Para peserta nantinya diharapkan menjadi agen perubahan dan teladan positif yang mampu menggerakkan semangat membaca dari lingkungan terdekat hingga ke ruang publik.
Sekretaris Dispersip Kotabaru, Dr. Asriady Sulaiman, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa duta baca memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Duta Baca bukan hanya simbol, tetapi ujung tombak dalam menyampaikan pesan bahwa membaca adalah kebutuhan penting untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Lebih dari itu, para finalis terpilih akan diberi tanggung jawab sebagai motor penggerak literasi daerah, mulai dari kampanye minat baca di sekolah dan desa, hingga kolaborasi dengan perpustakaan desa dan komunitas literasi. Upaya ini juga menjadi bagian dari visi besar Kotabaru HEBAT (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, Tangguh), yaitu membangun SDM unggul melalui penguatan literasi dan peran perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Diskominfo Ida Rahimah, perwakilan Disdikbud, serta seluruh jajaran Dispersip, yang menyatakan dukungan penuh terhadap lahirnya generasi pembawa semangat literasi di Bumi Saijaan.












