Pacitan – Warga Desa Temon, Kecamatan Arjosari, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di dasar jurang aliran Sungai Ganding, Dusun Gading, Pacitan, Jawa Timur. Kamis (25/9/2025). Lokasi penemuan hanya sekitar satu kilometer dari titik pembunuhan berdarah di Dusun Drono, yang terjadi lima hari lalu.
Kapolsek Arjosari, Ipda Ferry Ardyanto, membenarkan penemuan mayat itu. Ia menegaskan polisi belum dapat memastikan identitas korban.
“Korban sudah kami evakuasi bersama tim Inafis dan dibawa ke RSUD Pacitan untuk proses autopsi. Identitas resmi akan menunggu hasil pemeriksaan medis,” kata Ferry melalui pesan singkat.
Polisi menduga mayat tersebut adalah AS alias Wawan, pria yang sebelumnya diburu sebagai terduga pelaku pembantaian di Temon. Kasus sebelumnya menewaskan dua orang, satu di lokasi dan satu di rumah sakit, serta melukai tiga lainnya.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi, apalagi menyebarkan foto-foto mayat di media sosial.
“Kami minta masyarakat menunggu informasi resmi dari tim Inafis dan rumah sakit. Jangan mudah percaya kabar yang belum diverifikasi,” tegasnya.
Kejadian ini menambah ketegangan di Desa Temon, di mana warga berharap pihak kepolisian segera menuntaskan kasus pembunuhan yang telah menelan korban jiwa dan meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban.








