Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Kodim 1004 dan Gekraf Kotabaru Latih Persit Anyaman Pandan Laut untuk Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

×

Kodim 1004 dan Gekraf Kotabaru Latih Persit Anyaman Pandan Laut untuk Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1004 Kotabaru belajar teknik menganyam pandan laut menjadi produk kerajinan saat pelatihan ekonomi kreatif di Aula Kodim 1004 Kotabaru, Rabu (24/9/2025).
Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1004 Kotabaru belajar teknik menganyam pandan laut menjadi produk kerajinan saat pelatihan ekonomi kreatif di Aula Kodim 1004 Kotabaru, Rabu (24/9/2025).

Kotabaru – Komando Distrik Militer (Kodim) 1004 Kotabaru bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekraf) Kotabaru menggelar pelatihan pembuatan anyaman pandan laut sebagai upaya meningkatkan kreativitas anggota Persit Kartika Chandra Kirana sekaligus mengembangkan potensi lokal. Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 1004 Kotabaru, Rabu (24/9/2025).

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1004 Kotabaru, Ny. Fini Cecep Cahyadi, mengatakan pelatihan ini merupakan yang pertama dan diharapkan menjadi keterampilan baru bagi anggota Persit.

“Melalui pelatihan anyaman pandan laut ini, saya berharap ibu-ibu bisa mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan mengembangkannya menjadi keterampilan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas anggota Persit, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan potensi lokal. “Ke depan kami berencana bekerja sama dengan Gekraf untuk mengadakan pelatihan serupa di desa kreatif,” tambahnya.

Ketua Gekraf Kotabaru, Muhammad Basir, menyebut kolaborasi ini sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Gekraf. Melalui pelatihan ini, pihaknya berharap dapat mendorong tumbuhnya UMKM dan meningkatkan perekonomian warga.

“Kami ingin pelatihan ini menjadi langkah awal menuju desa kreatif yang berdaya secara ekonomi. Hasil karya kerajinan dari pandan laut dapat bernilai jual tinggi dan membuka peluang usaha baru,” jelasnya.

Basir juga menjelaskan, Gekraf memiliki 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk kriya yang menjadi fokus pelatihan kali ini. Para peserta tampak antusias saat belajar menganyam pandan laut menjadi beragam produk kerajinan, seperti tas, sandal, tempat tisu, hingga hiasan rumah.

Dipilihnya pandan laut bukan tanpa alasan. Tanaman ini memiliki keunggulan ekologis dan ekonomis serta mudah ditemukan di pesisir pantai. Produk anyamannya pun memiliki nilai tambah tinggi dan dapat bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-78, Polres Kotabaru Tanam 1000 Pohon dan Salurkan Bibit Ikan

Melalui pelatihan ini, Kodim 1004 dan Gekraf Kotabaru berharap muncul karya-karya kreatif dan inovatif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *