Sukamara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara terus berkomitmen meningkatkan kompetensi petugasnya dalam menghadapi situasi darurat. Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang menghadirkan Tim Medis RSUD Nawawi Mahmuda Sukamara, Rabu (24/9/2025).
Pelatihan berlangsung interaktif dan diikuti dengan antusias oleh seluruh petugas Lapas. Mereka mendapatkan materi penting tentang pengenalan kondisi kegawatdaruratan, penanganan henti napas dan henti jantung, teknik resusitasi jantung paru (RJP), hingga cara menggunakan alat bantu sederhana dalam situasi darurat.
Kepala Lapas Sukamara, Fajar Nurcahyono Assyifa, mengatakan pelatihan BHD sangat relevan dengan lingkungan kerja petugas pemasyarakatan yang rawan terhadap kejadian darurat.
“Bantuan Hidup Dasar sangat penting bagi petugas, karena dengan bekal ini mereka bisa memberi pertolongan pertama secara cepat dan tepat sebelum tenaga medis datang,” ujarnya.
Perwakilan Tim Medis RSUD Nawawi Mahmuda menambahkan, kemampuan memberikan pertolongan pertama merupakan langkah awal yang krusial dalam menyelamatkan nyawa sebelum pasien mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit.
Melalui kegiatan ini, Lapas Sukamara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek keselamatan dan kesehatan, demi memberikan perlindungan optimal bagi warga binaan maupun petugas.












