Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Jakarta

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Pertapreneur Aggregator

×

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Pertapreneur Aggregator

Sebarkan artikel ini
Pertamina melalui program Pertapreneur Aggregator sukses dorong UMKM Indonesia, salah satunya Kainnesia, hingga menembus pasar internasional.
Pertamina melalui program Pertapreneur Aggregator sukses dorong UMKM Indonesia, salah satunya Kainnesia, hingga menembus pasar internasional.

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global. Melalui program Pertapreneur (Pertamina Entrepreneur) Aggregator, Pertamina berhasil mendukung 300 UMKM potensial sejak diluncurkan pada 2022.

Program ini menghadirkan dukungan teknis, manajerial, hingga akses pasar internasional. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

“Langkah ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah, yakni menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Kainnesia Jadi Kisah Sukses

Salah satu kisah sukses Pertapreneur Aggregator adalah Kainnesia (Kain Tenun Indonesia), pemenang Pertapreneur Aggregator 2024. Startup ini berhasil menggandeng ratusan penenun dari berbagai daerah dan membawa tenun nusantara ke pasar internasional.

Pendiri sekaligus CEO Kainnesia, Nur Salam, menuturkan bahwa program ini berdampak signifikan tidak hanya pada perusahaannya, tetapi juga pada UMKM mitra binaannya.

“Saat ini total tenaga kerja dari 37 UMKM mitra mencapai lebih dari 400 orang. Ini bukti nyata bahwa Pertapreneur Aggregator mendorong pertumbuhan berkelanjutan, bukan hanya bagi Kainnesia tetapi juga UMKM lain yang kami bina,” jelas Nur.

Produk Kainnesia kini tampil di berbagai event internasional seperti Osaka World Expo Japan 2025, Korea Import Fair di Seoul, Jogja Fashion Week 2025, hingga Inacraft 2025. Bahkan, buyer asal Malaysia memesan sarung tenun senilai US$ 50 ribu.

“Tenun bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang harus terus dikembangkan agar relevan dengan zaman. Kami ingin anak muda melihat tenun sebagai bagian dari masa depan,” tambah Nur.

Baca Juga  TB Hasanuddin Dorong Pemerintah Segera Tempatkan Dubes RI di Negara Strategis

Pertamina Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, menegaskan bahwa kehadiran Kainnesia adalah contoh nyata tujuan program Pertapreneur Aggregator.

“Semakin banyak UMKM aggregator, makin banyak UMKM yang bisa naik kelas, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kami berharap UMKM binaan Kainnesia menjadi tentakel ekonomi yang menciptakan nilai tambah lebih besar,” ungkap Rudi.

Pertamina sebagai perusahaan energi nasional juga berkomitmen pada target net zero emission 2060 melalui penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis. Program UMKM menjadi salah satu wujud nyata dukungan terhadap SDGs sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *