Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Evakuasi Tuntas, Tim SAR Gabungan Amankan Black Box Helikopter BK117 D3

×

Evakuasi Tuntas, Tim SAR Gabungan Amankan Black Box Helikopter BK117 D3

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban helikopter BK117 D3 dari lokasi jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Tanah Bumbu, Kamis (4/9/2025). Seluruh korban dan black box helikopter berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban helikopter BK117 D3 dari lokasi jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Tanah Bumbu, Kamis (4/9/2025). Seluruh korban dan black box helikopter berhasil diamankan.

TANAH BUMBU – Tim SAR Gabungan menuntaskan evakuasi seluruh jenazah korban helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kamis (4/9/2025) malam pukul 21.30 WITA.

Pantauan di Posko KM 80 Desa Emil Baru menunjukkan satu jenazah dievakuasi lebih dulu pada siang hari. Tujuh korban lainnya menyusul dievakuasi sekaligus yang kemudian diangkut menggunakan enam ambulans serta pengawalan ketat Satlantas Polres Tanah Bumbu menuju Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalsel.

Selain korban, Tim SAR Gabungan juga berhasil mengamankan black box atau kotak hitam helikopter, yang menjadi kunci penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tim turut menemukan sebuah tas ransel milik korban yang masih tergembok.

Sebelumnya Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo memastikan proses evakuasi korban helikopter D117 D3 akan selesai pada Kamis malam (4/9).

“Saya pastikan hari ini atau selambat-lambatnya malam seluruh korban terevakuasii ke Rumah Sakit Bhayangkara di Banjarmasin,’ ucapnya di Posko penanganan.

Operasi pencarian dan evakuasi hari keempat melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga setempat yang membantu mengangkut jenazah dari titik jatuh helikopter ke posko penanganan.

Bangkai helikopter BK117 D3 ditemukan sehari sebelumnya, Rabu (3/9/2025) pukul 14.45 WITA, sekitar 700 meter dari titik hilang kontak 3° 6’54.58″S 115°41’21.62″E. Helikopter milik Estindo Air itu membawa delapan orang saat terbang dari Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru menuju Bandara Cilik Riwut Palangka Raya, Senin (1/9/2025), sebelum hilang kontak pukul 08.54 WITA di atas hutan Mentewe.

Delapan korban terdiri dari pilot Capt. Haryanto Tahir (44) domisili Kepulauan Riau, engineer Hendra Darmawan (37) Sulwesi Selatan, dan enam penumpang: Mark Werren (68) WN Australia, Yudi Febrian (57) Provinsi Riau, Andys Rissa Pasulu (45) Kalimantan Timur,, Santha Kumar (56) WN India, Claudine Quito (57) WN Brasil, serta Iboy Irfan Rosa (63) Provinsi Riau.

Baca Juga  Pemancing Asal Temanggung Ditemukan Tewas di Kali Boyong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *