Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Pulang Pisau

Pulang Pisau Ikuti Rakernas JKPI, Dorong Pelestarian Budaya dan Alam

×

Pulang Pisau Ikuti Rakernas JKPI, Dorong Pelestarian Budaya dan Alam

Sebarkan artikel ini
Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i (tengah) bersama jajaran menghadiri Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Yogyakarta, Rabu (6/8/2025)
Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i (tengah) bersama jajaran menghadiri Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Yogyakarta, Rabu (6/8/2025)

Pulang Pisau, bacakabar – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya dan alam dengan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Yogyakarta, Rabu (6/8/2025).

Rakernas JKPI 2025 mengusung tema “Resiliensi Kawasan Cagar Budaya (KCB) Guna Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan”. Acara berlangsung sejak 5 hingga 9 Agustus, diikuti 58 anggota JKPI dan 4 kabupaten/kota berstatus peninjau, termasuk Pulang Pisau yang baru pertama kali ikut serta.

Kegiatan ini diramaikan dengan agenda budaya seperti pasar malam, seminar internasional, city tour, panggung seni, dan pertunjukan jalanan di kawasan Malioboro.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa JKPI adalah forum strategis antar daerah untuk bersinergi menjaga pusaka budaya dan alam secara berkelanjutan.

“JKPI bukan organisasi politik, melainkan wadah kolaboratif bagi daerah dalam merawat pusaka demi generasi mendatang,” kata Hasto.

Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, menyambut baik keterlibatan daerahnya dalam JKPI, meski masih berstatus peninjau.

“Alhamdulillah, Pulang Pisau sudah disebut dalam jaringan kota pusaka. Ini langkah awal menuju pelestarian budaya yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap Pulang Pisau segera menjadi anggota penuh JKPI dan menjadi wakil Kalimantan Tengah dalam pelestarian kota pusaka di tingkat nasional.

Kepala Disbudporapar Pulang Pisau, Marhaendra, menuturkan bahwa daerahnya telah memiliki empat cagar budaya yang diakui secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati, yakni Temanggung Surya Jaya Patih, Sahei Tambi Balu, Rumah Buntoi, dan Rumah Tuah Jaga Bahen.

“Legalitas kita sudah kuat, tinggal menunggu peningkatan status keanggotaan. Perda tentang pelestarian budaya juga sedang direvisi agar lebih adaptif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa jika Pulang Pisau resmi menjadi anggota JKPI, maka potensi dukungan dari pusat, baik berupa anggaran maupun program pembangunan kota pusaka, akan terbuka lebih luas.

Baca Juga  Pj Bupati Pulang Pisau Buka Manasik Haji, Nunu Andriani Sampaikan Ini

“Pak Bupati bahkan telah melakukan audiensi dengan Menteri Kebudayaan. Ini momen strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah,” ungkapnya.

Dalam Rakernas tersebut, Bupati didampingi beberapa pejabat, antara lain Sekretaris DPRD Hendra, Direktur RSUD dr. Mulyanto Budihardjo, Kepala Disbudporapar Marhaendra, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *