Kotabaru, Bacakabar – Setelah dua hari pencarian, A. Baharuddin (52), nelayan asal desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Marabutan, Jumat pagi (1/8/25)
A. Baharuddin diduga terjatuh saat memancing di buritan kapal KM NAZWA pada Selasa (30/7/2025). Warga, nelayan Muara Kintap, dan anggota Polsek Pulau Sembilan langsung melakukan pencarian intensif.
Sekitar pukul 09.30 WITA, tim pencari menemukan jasad korban dalam kondisi terjepit di antara batu besar pada kedalaman 32 meter, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
“Tim gabungan nelayan dan aparat kepolisian mengevakuasi korban menggunakan peralatan seadanya,” kata Kapolsek Pulau Sembilan, IPDA Teguh Baharijanto.
Setelah berhasil mengangkat jenazah, tim evakuasi kemudian membawanya ke rumah duka menggunakan kapal nelayan.
Sementara itu, keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permintaan visum maupun otopsi. Pihak kepolisian telah memastikan identitas korban sebagai A. Baharuddin yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.
Polsek Pulau Sembilan telah memintai keterangan dua saksi mata. Masing-masing Ijal (35) dan Bio (35), yang merupakan nelayan asal Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut.
Selain itu, Kapolsek Pulau Sembilan melaporkan bahwa situasi di lokasi kejadian tetap kondusif..
Kepolisian mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area buritan kapal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan laut.












