Kotabaru, bacakabar – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus mendorong percepatan pengembangan Bandara Gusti Sjamsir Alam. Upaya ini dikonkretkan lewat rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI belum lama tadi di Jakarta.
Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos memimpin langsung rombongan daerah. Ia hadir bersama Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru Khairian Anshari, S.STP., M.Si., dan Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, A.P., M.A.P. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin juga hadir memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan transportasi udara di wilayah selatan Kalimantan itu.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli memaparkan bahwa Pemkab Kotabaru telah menyelesaikan pembebasan lahan seluas ±78,56 hektar sesuai rencana pengembangan bandara. Ia juga menyebut pemerintah daerah sudah menyiapkan jalan alternatif menggantikan jalur nasional yang terdampak perluasan, serta mempertimbangkan pembangunan underpass demi kelancaran operasional bandara.
“Bandara ini bukan sekadar fasilitas, tapi jembatan masa depan masyarakat Kotabaru. Kami sudah menyelesaikan tahapan penting, termasuk pembebasan lahan. Sekarang tinggal bagaimana dukungan pusat mengakselerasi tahap berikutnya,” ujar Bupati Muhammad Rusli usai rapat, Kamis (17/7/2025).
Ia juga menekankan mahalnya tiket pesawat karena jenis armada terbatas. Menurutnya, sudah saatnya Kotabaru membuka penerbangan langsung ke kota-kota besar dengan pesawat jet.
“Kami ingin masyarakat menikmati penerbangan langsung dengan pesawat jet seperti Airbus A320. Ini akan menurunkan harga tiket dan mempercepat konektivitas,” tegas Rusli.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa Bandara Gusti Sjamsir Alam secara teknis memungkinkan didarati pesawat jet. Saat ini, landasan sepanjang 1.850 meter masih perlu penguatan struktur dan rencana perpanjangan hingga 2.300–2.600 meter agar memenuhi syarat teknis.
Kemenhub juga berkomitmen menjembatani kerja sama dengan maskapai untuk membuka rute langsung dari Kotabaru. Dukungan ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menurunkan harga tiket pesawat bagi masyarakat.
Langkah kolaboratif antara Pemkab Kotabaru dan Kemenhub ini diyakini dapat mempercepat realisasi fasilitas penerbangan modern, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.












