Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Dishut Kalsel Survei Lokasi Penanaman Mangrove di Tanah Laut

×

Dishut Kalsel Survei Lokasi Penanaman Mangrove di Tanah Laut

Sebarkan artikel ini
Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra (tengah) meninjau lokasi rencana penanaman mangrove di Desa Sabuhur, Tanah Laut, Selasa (27/5/2025).
Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra (tengah) meninjau lokasi rencana penanaman mangrove di Desa Sabuhur, Tanah Laut, Selasa (27/5/2025).

TANAH LAUT, Bacakabar – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan meninjau langsung lokasi rencana penanaman mangrove di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Tanah Laut, Selasa (27/5/2025). Survei ini menandai langkah awal rehabilitasi pesisir guna meningkatkan kualitas lingkungan dan menjaga ekosistem yang semakin terancam.

Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, memimpin langsung kegiatan survei bersama jajaran pejabat Dishut, Kepala KPH Tanah Laut Rudiono Herlambang, dan tim akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Tim tersebut juga menyusun rencana teknis pelaksanaan program penanaman mangrove.

Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa lokasi penanaman berada di kawasan Hutan Produksi milik PT Inhutani I UMHT Pelaihari. Ia menjelaskan bahwa kawasan ini telah menjalin kemitraan dengan masyarakat setempat untuk mendukung manfaat ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami ingin memastikan lokasi yang kami pilih cocok untuk penanaman mangrove dan dapat memberi dampak nyata bagi lingkungan serta ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Fathimatuzzahra, Rabu (28/5/2025).

Ia menegaskan bahwa program penanaman ini masuk dalam agenda strategis nasional. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama para kepala daerah, dijadwalkan hadir dalam kegiatan penanaman.

Fathimatuzzahra juga mengajak semua pihak terlibat secara aktif dan partisipatif. Ia menilai pendekatan kolaboratif sangat penting untuk menghadapi tantangan teknis di lapangan dan menjamin keberhasilan program secara berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan penuh dari masyarakat dan akademisi agar penanaman ini berjalan optimal dan terus berlanjut,” tutupnya.

Baca Juga  Waspada! BPBD Kotabaru Bongkar Cara Selamat Saat Bencana Lewat Podcast Viral Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *