Ampana, Bacakabar – Rumah BUMN Pertamina Tojo Una-Una bersama Bank Mandiri dan Dinas Pertanian Kabupaten Tojo Una-Una menggelar pelatihan bertema “Sosialisasi Legalitas Usaha (NIB), Optimalisasi Transaksi Perbankan, dan Penyaluran Bibit Tanaman Harian” untuk mendukung program pemberdayaan perempuan Desa Kabalutan, Sabtu (17/5/2025).
Desa Kabalutan, Kecamatan Talatako, dikenal sebagai kampung komunitas Suku Bajo. Pertamina memilih desa ini sebagai lokasi pertama untuk program pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal dan budaya.
Panitia menjelaskan manfaat kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada para perempuan setempat. Dengan NIB, para pelaku UMKM dapat menjangkau akses modal, pelatihan usaha, serta program-program pemerintah. Para peserta mengikuti pelatihan yang mengajarkan pencatatan transaksi, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan aplikasi digital untuk jual beli secara nontunai.
Tim pelaksana juga membagikan bibit cabai, tomat, dan sayuran untuk mendukung pertanian keluarga dan pemanfaatan lahan pekarangan. Warga menyambut baik inisiatif ini sebagai tambahan penghasilan sekaligus sumber pangan mandiri.
Ibu Bupati Tojo Una-Una bersama jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten menghadiri langsung kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi atas sinergi antarinstansi yang konsisten memberdayakan perempuan Suku Bajo sambil menjaga nilai-nilai lokal.
Rumah BUMN Pertamina Tojo Una-Una mencatat penerbitan 45 sertifikat legalitas usaha gratis untuk pelaku UMKM sepanjang April 2025. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjalankan capaian ini melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Sumampouw, menyampaikan bahwa timnya terus menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya perempuan pesisir dan kepulauan.
“Pertamina percaya perempuan memegang peran kunci dalam ketahanan ekonomi keluarga. Kami melalui Rumah BUMN mendampingi ibu-ibu Kabalutan agar memulai usaha legal, produktif, dan berkelanjutan. Kami juga mengedepankan budaya lokal sebagai kekuatan utama mereka,” ujar Fahrougi, Kamis (22/5/2025).
Fahrougi juga menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin ketiga: “Menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.”
“Program pemberdayaan di Desa Kabalutan mencerminkan kontribusi nyata BUMN dan mitra terhadap pembangunan ekonomi inklusif dan berkeadilan. Kami memberi ruang kepada perempuan agar menjadi agen perubahan,” tegasnya.
