Sukamara – Asisten Sekda Sukamara, Yofi Yudistira, menekankan pentingnya menutup celah penyalahgunaan wewenang untuk mencegah korupsi. Menurutnya, sistem yang memungkinkan pertemuan langsung dalam pengurusan dokumen menjadi salah satu faktor pemicu suap.
“Kurangnya integritas individu dan kesejahteraan penyelenggara negara juga berkontribusi pada korupsi. Meski kesejahteraan penting, itu bukan jaminan menghilangkan korupsi,” ujar Yofi di Sukamara Kamis, (20/2/2025).
Ia menambahkan, pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan baru yang lebih komprehensif. “Penindakan tidak hanya pada kasus yang heboh, tetapi perlu upaya fundamental yang langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Korupsi merugikan banyak pihak, merusak kepercayaan publik, dan menghambat pembangunan. Dana untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sering diselewengkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Melalui sosialisasi ini, mari bersama memahami dan memerangi korupsi,” tandas Yofi.












