Pelaihari – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) kembali menyalurkan dana hibah untuk yayasan, tempat ibadah hingga kelompok Maulid Habsyi di wilayah Tala.
Kali ini dana hibah senilai Rp 582 Juta disalurkan diwilayah kecamatan Panyipatan.
Bupati Tala, H. Rahmat Trianto secara langsung menyerahkan dana hibah secara simbolis kepada penerima. Penyerahan dilakukan bersamaan kegiatan safari ramadan di Masjid Al Muhajirin, Desa Batu Mulya Rabu, (12/3/2025).
Adapun dana hibah menyasar 13 penerima manfaat yang meliputi Yayasan Madrasah Diniyah Takmiliyah Nurussalam di Desa Tanjung Dewa menerima sebesar Rp 100 juta, Masjid Jami’atul Khairat di Desa Kandangan Baru menerima sebesar Rp 80 juta, Masjid Al Muhajirin di Desa Batu Mulya menerima Rp 75 juta, Masjid Tsamaratul Ittihad di Desa Kuringkit menerima sebesar Rp 75 juta.
Selanjutnya Yayasan Riyadhul Ulum di Desa Suka Ramah menerima Rp 75 juta, Yayasan Al Mabrur di Desa Suka Ramah menerima Rp 50 juta,
Masjid Al-Muhajirin di Desa Batu Tungku menerima Rp 50 juta,
Langgar Al-Ikhlas di Desa Batakan menerima Rp 25 juta, Langgar Babussalam di Desa Batakan menerima Rp 20 juta.
Kemudian Kelompok Maulid Habsyi Al Hidayatussibyan di Desa Tanjung Dewa menerima Rp 8 juta,
Group Maulid Habsyi Asy-Syafi’iyyah di Desa Tanjung Dewa menerima Rp 8 juta, Maulid Al-Habsyi Ar Ruhama Putri di Desa Suka Ramah menerima Rp 8 juta, Kelompok Maulid Habsyi Al Ikhlas di Desa Batu Tungku menerima Rp 8 juta.
Bupati Rahmat Trianto berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan tempat ibadah dan pendidikan keagamaan.
“Alhamdulillah, hari ini kembali kami serahkan berbagai bantuan untuk tempat ibadah dan keperluan pendidikan keagamaan. Semoga membawa manfaat dan keberkahan. Insya Allah, kami akan terus memperhatikan berbagai urusan yang berkaitan dengan bidang keagamaan,” ujar Rahmat.
Selain dana hibah, diserahkan juga bantuan jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja senilai Rp 70 juta, juga bantuan biaya pengobatan sampai sembuh untuk seorang nelayan yang mengalami serangan buaya saat menangkap ikan.
Penulis: Anto












