Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Safari Ramadan di Martadah Baru, Bupati Tanah Laut Salurkan Hibah Rp 340 Juta

×

Safari Ramadan di Martadah Baru, Bupati Tanah Laut Salurkan Hibah Rp 340 Juta

Sebarkan artikel ini

TANAH LAUT – Safari Ramadan 1446 H/2025 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) kembali menjadi ajang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian terhadap sarana ibadah.

Kali ini, Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto beserta Ketua TP PKK Tala, Dian Rahmat, dan jajaran pemerintah daerah menyambangi Masjid Al Mujahidin, Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang, Rabu (12/3/2025),

Dalam kegiatan ini, Pemkab Tala menyalurkan dana hibah sebesar Rp 340 juta untuk mendukung pembangunan dan pengembangan sejumlah masjid serta langgar di wilayah Tambang Ulang.

Bantuan ini diberikan kepada beberapa tempat ibadah, antara lain: Masjid Jami Noor Syamsudin, Desa Martadah Baru Rp 100 juta, Masjid Al-Falah, Desa Sungai Jelai Rp 100 juta, Masjid Darussalam, Desa Martadah Baru Rp 50 juta, BKPRMI Kecamatan Tambang Ulang, Desa Pulau Sari Rp 25 juta, Langgar Al-Mujahidin, Desa Sungai Pinang Rp 25 juta, Musala Sabilal Muttaqin, Desa Martadah Rp 20 jutaa, Majelis Maulid Sirotol Mustakim, Desa Tambang Ulang Rp 10 juta, Rukun Kematian Nurul Iman,dan Desa Bingkuli Rp 10 juta

Selain bantuan dana, berbagai pihak turut berkontribusi dalam mendukung sarana ibadah di Kecamatan Tambang Ulang. Bank Kalsel, Bank BRI, dan BPR Tanah Laut menyumbangkan karpet sajadah untuk masjid, sementara LPPL Radio Tuntung Pandang memberikan satu unit radio.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga ikut serta dengan menyalurkan 19 paket Cahaya Ramadan yang diperuntukkan bagi kaum atau marbot masjid di kecamatan tersebut.

Bupati Rahmat Trianto menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

“Semoga bantuan ini membawa berkah bagi kita semua. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di bidang keagamaan terus berjalan demi kehidupan yang rukun dan damai di Tanah Laut,” ujar Rahmat.

Dengan adanya program ini, masyarakat akan semakin aktif dalam menjaga dan mengembangkan tempat ibadah, serta mendukung program pembangunan daerah yang berlandaskan kebersamaan dan gotong royong.

Baca Juga  Polres Tanah Laut Ungkap 17 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Intan 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *