Batulicin – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) akan memasuki tahap lanjutan pada tahun 2025. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Tanbu, Kadri Mandar, mengungkapkan bahwa proyek ini akan kembali berjalan pada Agustus 2025 dengan target penyelesaian pada 2027.
Kadri menjelaskan bahwa ada lima bangunan yang akan dibangun dalam tahap kedua ini, termasuk gedung perkantoran serta gedung workshop untuk lima jurusan. Pembangunan ini akan didanai melalui Bank Dunia, menandakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanbu.
“Pembangunan BLK akan dilanjutkan pada bulan Agustus 2025 dan diharapkan selesai pada tahun 2027 sesuai dengan penyampaian dari Direktur BLK Kemenaker RI,” ujar Kadri di Batulicin, Senin (10/2).
Sementara itu, tahap pertama pembangunan yang dimulai pada 2024 telah rampung 100 persen. Beberapa fasilitas yang telah selesai dibangun meliputi gedung workshop, gedung power house, dan gardu PLN.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal proyek ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka, Kadis Nakertrans Kadri Mandar, dan Kepala BLK Tanbu Wiyono telah melakukan konsultasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI di Jakarta. Rombongan Tanbu diterima langsung oleh Direktur Pengembangan dan Vokasi Kemenaker beserta jajarannya.
Sekda Tanbu, H. Ambo Sakka, menegaskan pentingnya keberadaan BLK ini dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Ia optimis bahwa kehadiran BLK akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“BLK ini akan menjadi pusat pelatihan bagi masyarakat Tanbu agar memiliki keterampilan yang siap diserap oleh dunia kerja. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Ambo Sakka.












