Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KotabaruPeristiwa

Polisi Duga Kandang Ayam di Kotabaru Terbakar Akibat Korsleting Listrik

×

Polisi Duga Kandang Ayam di Kotabaru Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Aparat kepolisian saat melakukan penyelidikan di kandang ayam potong di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir/Foto Istimewa.

Kotabaru – Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Marjoko menduga penyebab kebakaran di kandang ayam potong di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru akibat korsleting listrik.

Hal itu didapat setelah pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran itu dari korsleting panel listrik,” katanya Jumat, (31/1/2025).

Ia menerangkan panel listrik tersebut terletak diatas bagian kandang yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh bagian kandang.

Kapolsek Kelumpang Hilir Polres Kotabaru mengimbau kepada para pemilik usaha peternakan ayam agar lebih memperhatikan sistem kelistrikan dan keamanan kandang guna mencegah terjadinya insiden serupa.

“Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemilik usaha peternakan untuk lebih memperhatikan sistem kelistrikan dan keamanan kandang,” tandas Marjoko.

Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

Kebakaran yang melanda kandang ayam milik H. Hasan Bisri (47) merupakan mitra usaha dengan PT Mitra Sinarjaya, pada Kamis, 30 Januari 2025 sekira pukul 23.30 WITA berhasil dipadamkan oleh tim swadaya masyarakat didukung mobil pemadam kebakaran PT Indocement Tunggal Prakarsa Tarjun.

Akibat musibah itu ditaksir kerugian mencapai kurang lebih Rp 2 miliar yang terdiri dari ayam dan kerusakan kandang.

Kerugian ayam Rp 445 juta terdiri dari 17.000 ekor ayam siap panen, 26.000 ekor ayam anakan dan Rp 1,6 miliar untuk kerusakan kandang.

Penulis: Sholeh

Baca Juga  21 Siswa SD/MI Ikuti Lomba Bertutur Cerita Rakyat di Kotabaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *