Kuala Kapuas – Tingkatkan pemahaman jurnalistik sekaligus mengembangkan produk UMKM, Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Petak Batuah Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalteng, melaksanakan pelatihan jurnalistik tahun 2024 Jum’at (24/5/2024).
Bertempat di Balai Desa Petak Batuah, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Petak Batuah, diikuti peserta dari Perangkat Desa, Ibu-ibu PKK Posyandu serta Masyarakat setempat.
Kepala Desa Petak Batuah, Setu menjelaskan kegiatan diharapkan dapat memberi masukan ilmu, wawasan, dan tambahan pengetahuan terkait jurnalistik dan UMKM.
“Untuk pelatihan pengembangan smart village (desa cerdas) dengan melakukan inovasi sosial dan inovatif berbasis platform digital atau teknologi,” kata Setu dalam sambutannya.
Ia menjelaskan di tahun 2024 ini sejumlah kegiatan pelatihan yang dilaksanakan sekian tahun sampai yang terakhir nanti Agustus dapat membawa dampak positif.
“Intinya selama beberapa kali kita melaksanakan pelatihan terkait dengan desa cerdas, saya berharap praktek-praktek tentang kearifan lokal nanti bisa berjalan,” harap Kepala Desa.
Untuk itu kami Pemdes Desa Petak Batuah sudah berkoordinasi dengan pihak DPMD Kapuas untuk bisa membantu dan dapat segera terbit legalitas BUMDES, karena kegiatan kita nanti bermuara dari BUMDES kita.
“Ujungnya nanti bermuara di BUMDES itu sendiri, karena sampai saat ini legalitas BUMDES itu sampai saat ini belum kita dapatkan. Mudah-mudahan di tahun 2024 ini, pelaksanaannya bisa berkesinambungan. Terlebih di era digital, produk yang kita olah akan dapat kita pasarkan melalui jaringan online,” tegasnya.
Ia menambahkan terkait pelaksanaan Expo di Kapuas, Desa Petak Batuah mau mengikuti tapi tidak ada persiapan.
“Mudah-mudahan di Expo tahun depan kita dapat mengikuti dengan menampilkan produk-produk andalan di Desa Petak Batuah” harap Setu.
Turut hadir Narasumber pada kegiatan, Ahmad Suhaili (wartawan Suara Borneo. Com) dari PWI Kapuas terkait dasar-dasar jurnalistik, dan Disperindagkop dan UKM Kapuas terkait pengembangan UMKM dan produk yang dikelola masyarakat ditingkat desa.
(Rahmad Ari)












