Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
JakartaNasional

Rejo: Pertemuan Prabowo Megawati Redam Ketegangan Politik

×

Rejo: Pertemuan Prabowo Megawati Redam Ketegangan Politik

Sebarkan artikel ini
Sekjend ReJO Pro Gibran Muhammad Rahmad (Foto Istimewa)

Jakarta – Belakangan ramai pemberitaan terkait rencana pertemuan Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dengan Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam nuansa silaturahmi hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024.

Menaggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (RéJO) untuk Prabowo-Gibran, Muhammad Rahmad menilai pertemuan Prabowo dan Megawati langkah baik dan strategis untuk kemajuan bangsa Indonesia kedepan.

“Prabowo dan Megawati memiliki hubungan politik yang dekat. Sehingga pertemuan mereka juga bisa menjadi langkah untuk menjaga stabilitas koalisi politik yang melibatkan partai politik yang mereka pimpin,” kata Rahmad Kamis, (11/4/2024).

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut juga dapat menjadi upaya untuk mendamaikan konflik atau ketegangan antara Megawati dan Jokowi. Dengan melibatkan pihak ketiga seperti Prabowo, yang memiliki hubungan baik dengan kedua belah pihak, diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis.

“Disamping itu, pertemuan tersebut strategis untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Dengan melibatkan tokoh-tokoh politik utama. Megawati-Prabowo-Jokowi, maka ketegangan politik nasional akan jauh dari gangguan yang dapat mengancam stabilitas negara,” ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, Megawati-Prabowo-Jokowi adalah pemimpin bangsa yang negarawan.

“Sebagai pemimpin bangsa, saya yakin dan percaya, bu Megawati, pak Prabowo, pak Jokowi adalah 3 pemimpin bangsa yang negarawan. Mereka akan selalu mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan politik dan kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Sebelumnya, kepada wartawan, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa rencana pertemuan Prabowo dan Megawati sedang dibicarakan kedua belah pihak.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengaku belum mendapatkan informasi jika Prabowo dan Megawati akan bertemu. Namun, dia menilai, jika memang pertemuan itu terwujud, maka hanya sebatas silaturahmi. (Wit)

Baca Juga  Pergerakan Advokat Nilai Penegakan Hukum Masih Jauh dari Cita-Cita Reformasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *