Batulicin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Tim SAR sedang intensif melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang dalam musibah di perairan Sungai Batulicin. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (03/01) sekitar pukul 15.00 wita, di Desa Maju Bersama RT 3.
Dalam insiden ini, Masrani (68 tahun), seorang nelayan yang tinggal di desa tersebut, dinyatakan hilang setelah tidak kembali dari perjalanannya menggunakan perahu untuk memeriksa bubu, alat tangkap udang miliknya. Keluarga korban menjadi panik ketika hingga menjelang maghrib, Masrani belum kembali ke daratan atau ke rumah.
BPBD bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Danlanal, Pol Airut, Brimob, TNI/Polri, Satpol PP & Damkar, Kecamatan, Aparat Desa, Relawan, Jhonlin Fire Rescue, dan Masyarakat segera membentuk posko pencarian dan melakukan upaya penyisiran di Sungai Batulicin hingga perairan Kotabaru.
“Pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran di Sungai Batulicin hingga perairan Kotabaru bersama tim gabungan,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, H Sulhadi.
Hingga hari kedua pencarian pada pukul 19.30 wita, korban dan perahu yang digunakan belum berhasil ditemukan. H Sulhadi mengatakan bahwa tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian besok pagi.
BPBD juga telah mendirikan posko pencarian musibah nelayan hilang dan membuka dapur umum di Pelabuhan Batulicin untuk melayani tim SAR selama proses pencarian.
Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id












