PULANG PISAU – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan di Desa Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah.
Kecelakaan beruntun itu terjadi di Jembatan Tumbang Nusa yang melibatkan Sepeda Motor Honda Supra warna Hitam (R2) No.Pol : KH 2975, Mobil Suzuki APV warna silver (R4) No.Pol : KH 1843 CA dan Mobil Toyota Innova warna abu-abu Metalik (R4) No.Pol : KH 1229 JB, yang terjadi pada Rabu (14/6) sekira jam 15.30 Wib.
Wakapolres Pulang Pisau, Kompol Edia Sutaata, S.H., bersama Personil Sat Lantas Polres Pulang Pisau Langsung turun ke lokasi guna mengecek lokasi kecelakaan yang menewaskan 1 orang pengemudi sepeda motor tersebut.
Dalam keterangannya Wakapolres Pulang Pisau menyampaikan dari pemeriksaan saksi selamat dari peristiwa itu diketahui Mobil APV warna silver dari arah Banjarmasin menuju Palangkaraya menyalip sebuah mobil didepannya dan diwaktu bersamaan dijalur berbeda dari arah Palangkaraya menuju Banjarmasin ada sepeda motor Honda Supra yang berada sesuai dijalurnya, sehingga mobil Suzuki APV menabrak pengendara sepeda motor Honda Supra.
Keajadian tersebut mengakibatkan penumpang sepeda motor Honda Supra terlempar keluar jembatan dan pengendara sepeda motor tertabrak dan berada didepan mobil Suzuki APV tersebut.
“Akibat benturan tak seimbang tersebut penumpang sepeda motor honda supra terlempar keluar dari jembatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD),” Terang Kompol Edia Sutaata.
Sambungnya, akibat benturan tersebut mobil APV melintang di jalan sebelah kanan jalur sepeda motor sehingga tertabrak mobil Innova abu-abu metalik yang melintas di jalur tersebut.
Menyikapi terjadinya lakalantas itu, Kompol Edia Sutaata, mengimbau kepada pengguna jalan terutama jalur lintas Trans Kalimantan Kabupaten Pulang Pisau agar selalu memperhatikan keselamatan, serta kondisi fisik saat melakukan perjalanan.
“Kami berharap kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan berlalu lintas serta kondisi fisik tubuh yang fit saat mengemudi. Apabila dirasa lelah dan mengantuk agar beristirahat di rest area maupun melakukan pengecekan terhadap kendaraan, serta tidak lengah dalam berkendara.” Pungkasnya. (Rd/ril)












