Bacakabar.id RANTAU – Tuntas sudah pengejaran tahanan yang kabur dari Rutan Polres Tapin, kesemua tahanan sudah tertangkap.
Tahanan terakhir, bernama Erfendi (34), ditangkap Jumat (28/4) malam.
Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Polres Tapin, AKP Agung Setiawan membenarkan perihal penangkapan Erfendi tersebut.
“Malam ini langsung kita adakan konferensi pers, tepatnya pukul 22.00 wita,”ucap Agung di WAG bersama para wartawan.
Sebelumnya, Polisi juga telah menangkap 5 tahanan kasus narkoba Polres Tapin, Kalsel yang kabur usai 3 hari buron. Salah satu tahanan dilaporkan tewas mendadak saat melarikan diri hendak ditangkap
“Benar, 5 sudah kita tangkap, salah satunya meninggal dunia,” jelas Kasi Humas Polres Tapin AKP Agung Setiawan, Selasa (25/4).
Diketahui sejak ditangkapnya lima tahanan yang kabur, menyisakan Erfendi yang belum tertangkap. Bahkan Polres Tapin mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Tidak hanya itu, untuk mengungkap kasus ini, Polres Tapin juga membuka sayembara, kalau ada yang memberitahukan informasi yang valid terkait keberadaan warga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar ini, maka akan diberi reward.
Ke 6 tahanan Polres Tapin kabur pada Minggu (23/4) sekitar pukul 02.00 Wita. Mereka melarikan diri setelah membobol plafon.
Baru diketahui oleh anggota Polres Tapin yang jaga sekitar pukul 04.10 Wita, beruntung belum terlalu jauh kabur.
Mereka ditangkap di kawasan hutan tepatnya di Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Tapin pada Selasa (25/4) pukul 17.30 Wita. Selain Syarifuddin, adapun keempat tahanan yang ditangkap yakni Muhammad Riduan (39), Suriansyah (37), Muhyar (36), dan Taufik (51). (@Dwan)












