Malang

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB, Ada Peserta dari Sudan dan Papua Nugini

×

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB, Ada Peserta dari Sudan dan Papua Nugini

Sebarkan artikel ini

MALANG – Sebanyak 718 mahasiswa baru Universitas Kepanjen mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027. Tahun ini, mahasiswa baru tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari Sudan dan Papua Nugini.

PKKMB berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (15–17/9/2026), setelah diawali pra-PKKMB pada Senin (14/9/2026).

Rektor Universitas Kepanjen Tri Nurhudi Sasono mengatakan, dari 718 mahasiswa baru tersebut, sekitar 547 mahasiswa masuk Fakultas Ilmu Kesehatan dan 166 mahasiswa berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak.

“Dari total mahasiswa baru tersebut, sekitar 547 mahasiswa berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, sedangkan sekitar 166 mahasiswa masuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Fakultas Kesehatan menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak,” kata Tri Nurhudi Sasono.

Selain mahasiswa dari Malang Raya, peserta PKKMB tahun ini berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, mulai Sumatera, Kalimantan hingga Nusa Tenggara Timur.

Dua mahasiswa internasional juga bergabung. Mahasiswa asal Sudan mengambil bidang Keperawatan, sedangkan mahasiswa dari Papua Nugini menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pada hari pertama, mahasiswa mendapat materi mengenai kehidupan kampus, nilai budaya dan etika, tata krama, sistem pendidikan tinggi, serta pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Mereka juga dikenalkan dengan lembaga dan lingkungan Universitas Kepanjen.

Tri Nurhudi mengatakan mahasiswa juga mendapat pembekalan mengenai budaya anti-plagiarisme dan nilai-nilai Kepanjian.

Hari kedua diisi materi pengembangan diri dan kesiapan menghadapi perkuliahan, antara lain konsep diri, growth mindset, kesehatan mental, bahaya napza dan pergaulan berisiko, integritas, literasi digital, kepemimpinan, serta berpikir kritis berlandaskan karakter Pancasila.

Baca Juga  Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto Berswafoto Bersama Guru di Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

Materi mengenai perlindungan tenaga kerja migran Indonesia juga diberikan kepada mahasiswa baru.

Pada hari ketiga, kegiatan dikemas dengan jalan sehat, festival kreativitas dan bazar, pertunjukan seni, serta penampilan kelompok mahasiswa baru. Rangkaian PKKMB ditutup dengan koreografi dan flashmob, penyerahan penghargaan mahasiswa dan kelompok terbaik, serta penampilan guest star.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *