BALANGAN – Program Beasiswa 1.000 Sarjana yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Hingga 2026, program tersebut telah dimanfaatkan sekitar 3.800 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar Kalimantan.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Balangan Abdul Hadi saat menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan sertifikat Program 1.000 Sarjana bersama Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (6/8/2026).
Abdul Hadi mengatakan Program 1.000 Sarjana menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan. Menurutnya, berbagai program di sektor pendidikan turut berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Balangan.
“Alhamdulillah, berkat intervensi kita di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia, IPM Balangan terus meningkat. Dalam rangka memperpanjang usia sekolah masyarakat, Dinas Pendidikan juga membuka Paket A, Paket B, dan Paket C di seluruh kecamatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerima Program 1.000 Sarjana berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Balangan dan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Bali, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Sumatera.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam memperluas kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan tinggi.
Menurutnya, salah satu perguruan tinggi yang menjadi mitra program tersebut adalah Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan yang menerima mahasiswa penerima beasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
“Mereka akan kami tampung dan kami didik sampai menjadi sarjana, semuanya gratis melalui program dari Pak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Balangan,” katanya.
Selain itu, Rifqinizamy juga menawarkan peluang beasiswa bagi putra-putri Balangan untuk melanjutkan pendidikan di Yangzhou Polytechnic Institute (YPI), Tiongkok. Program tersebut mencakup biaya kuliah dan fasilitas asrama bagi mahasiswa yang diterima.











