Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KapuasPemerintahanPeristiwa

2 Remaja di Kapuas Tewas Terbawa Arus Saat Berenang

×

2 Remaja di Kapuas Tewas Terbawa Arus Saat Berenang

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Tim gabungan saat mengevakuasi jasad remaja yang tenggelam di DAS Kapuas wilayah Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (10/04/2025) petang.

Kuala Kapuas – Dua remaja ditemukan tewas tenggelam di daerah aliran sungai (DAS) Kapuas wilayah Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (10/04/2025) sore.

Kedua korban yang masih berstatus pelajar SMP ini diduga terbawa arus deras, saat berenang bersama beberapa teman lainnya di pinggiran sungai dekat batang kayu rumah warga sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah dua jam pencarian, tim gabungan dari Satpolairud Polres Kapuas, Ditpolairud Polda Kalteng, Mabes Polri, Basarnas, BPBD Kapuas, serta relawan berhasil menemukan para korban di dasar sungai dengan bantuan penyelam tradisional.

Kasat POLAIRUD Polres Kapuas AKP Junaldi mengungkapkan, korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Rendi Yohanes Surya (15), warga Jalan Sumatera Kota Kuala Kapuas, sekitar pukul 18.20 WIB.

Tak berselang lama, jasad Fito Firman Berli (15), warga Jalan Nusa Indah Kota Kuala Kapuas, pada pukul 18.35 WIB.

Berdasarkan kronologis kejadian, pada saat korban dan saksi berenang di pinggiran sungai kapuas, Rendi dan Fito berenang agak jauh dari batang kayu dan terbawa arus.

Kedua korban yang panik sempat meminta tolong sambil saling berpegangan satu sama lain.

Teman korban (saksi) yang berada di tepi batang kayu warga sempat berusaha menolong dengan melempar tali, tetapi korban sudah tenggelam ke dasar sungai.

“Usai ditemukan, kedua jenazah diserahkan kepada keluarga. Dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” kata AKP Junaldi.

Atas insiden ini, Kepolisian mengimbau kepada para orang tua, untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja.

“Dihimbau kepada para orangtua untuk mengawasi aktivitas anak khususnya remaja. Agar kejadian seperti ini jangan terulang lagi,” imbau Junaldi.

Baca Juga  Patin Balalah, Layanan Informasi dan Pengaduan Untuk Semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *