Ekonomi

Penjualan WIKA Tumbuh 11,9 Persen Jadi Rp15,8 Triliun hingga Kuartal III

×

Penjualan WIKA Tumbuh 11,9 Persen Jadi Rp15,8 Triliun hingga Kuartal III

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA membukukan penjualan Rp15,80 triliun hingga kuartal III 2026. Nilai tersebut meningkat 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan WIKA terdiri atas Rp9,04 triliun dari proyek non-Kerja Sama Operasi (KSO) dan Rp6,77 triliun dari proyek KSO.

Pada periode yang sama, kontrak baru WIKA mencapai Rp9,78 triliun atau tumbuh 57,9 persen secara tahunan.

Kinerja tersebut diikuti kenaikan laba kotor menjadi Rp1,09 triliun, tumbuh 44,4 persen dibandingkan kuartal III 2025. Margin laba kotor tercatat 12,11 persen, naik dari 8,34 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba usaha WIKA juga meningkat 162,1 persen secara tahunan menjadi Rp754,33 miliar. Sementara itu, EBITDA inti dari operasi di luar penyertaan pada investasi kereta mencapai Rp957,84 miliar atau naik 148,4 persen.

Corporate Secretary WIKA Ngatemin mengatakan peningkatan penjualan dan margin profitabilitas menunjukkan perkembangan strategi bisnis perusahaan.

“Peningkatan penjualan yang diiringi penguatan margin profitabilitas mencerminkan keberhasilan strategi bisnis Perseroan dalam mendorong penguatan pasar serta operasional yang lean dan excellence,” ujar Ngatemin.

Dari sisi keuangan, total utang WIKA turun Rp1,42 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut terdiri atas utang berbunga sebesar Rp505 miliar dan utang usaha sebesar Rp914,54 miliar.

WIKA juga menyebut masih membutuhkan dukungan pemegang saham, kreditur, regulator, dan publik untuk penguatan keuangan, termasuk restrukturisasi serta pengembalian modal dan divestasi pada proyek penugasan kereta cepat.

Baca Juga  PERADI Profesional Resmi Dilantik, Harris Arthur Hedar Tegaskan Penguatan Profesi Advokat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *