MALANG — Sejumlah vendor pernikahan mendapatkan calon pelanggan hingga transaksi selama Atria Wedding Fair 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom Atria Hotel Malang, 17–18 Oktober 2026.
Banquet Sales Manager Atria Hotel Malang, Sulis, mengatakan calon pengantin yang datang tidak hanya mencari referensi, tetapi juga berkonsultasi mengenai kebutuhan pernikahan dan sebagian melanjutkannya dengan kesepakatan bersama vendor.

“Kami cukup optimistis dengan hasil Atria Wedding Fair 2026. Selama dua hari acara, kami melihat banyak calon pengantin yang datang bukan hanya untuk mencari inspirasi, tetapi sudah masuk ke tahap konsultasi yang lebih serius, bahkan beberapa sudah melakukan deal dengan wedding partner,” ujar Sulis kepada bacakabar.id, Selasa (20/10/2026).
Atria Wedding Fair tahun ini mengusung konsep Two Traditions, One Celebration dengan melibatkan 20 wedding partner. Sebanyak sembilan vendor menawarkan layanan traditional wedding, sedangkan 11 lainnya bergerak pada layanan modern wedding.
Konsep tersebut memberikan pilihan bagi calon pengantin untuk melihat langsung berbagai layanan, mulai dari konsep pernikahan, dekorasi hingga kebutuhan pendukung lainnya sebelum menentukan vendor.
Selain pameran, penyelenggara menghadirkan dua sesi talkshow. Salah satunya membahas kebiasaan calon pengantin mencari vendor melalui media sosial dan percakapan digital.
Sesi lainnya mengangkat tema Nikah Itu Serius, Bukan Cuma Estetik dengan menghadirkan Ika Herani, psikolog sekaligus akademisi Universitas Brawijaya, dan dr. Atika Amalia Dewi, Skin Expert ERHA Ultimate Malang.
Pembahasan mencakup kesiapan mental, komunikasi pasangan, perawatan diri, serta persiapan kehidupan setelah pernikahan.
General Manager Atria Hotel Malang, Ibnu Darmawan, mengatakan kerja sama dengan para wedding partner akan dilanjutkan setelah pameran berakhir.
“Wedding Fair ini bukan menjadi akhir dari kolaborasi kami dengan para wedding partner. Ke depan, kami ingin kembali membangun ekosistem bersama di 2027, membuka lebih banyak ruang kolaborasi, dan menciptakan pengalaman wedding yang semakin relevan bagi masyarakat Malang,” kata Ibnu, Selasa (20/10/2026).
Kolaborasi yang dibangun melibatkan sejumlah pelaku industri pernikahan, antara lain wedding organizer, dekorator, penyedia hiburan, dokumentasi, bridal, dan makeup artist.
Rangkaian Atria Wedding Fair 2026 ditutup dengan pengundian hadiah bagi calon pengantin yang melakukan transaksi selama pameran serta peserta program Calling All Content Creator pada Minggu (18/10/2026).












