YOGYAKARTA — Sebanyak 25 anak muda Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, terpilih mengikuti program beasiswa pendidikan tinggi yang digelar PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendukung akses pendidikan bagi generasi muda OAP.
Para peserta berasal dari berbagai kampung dan distrik di Kabupaten Boven Digoel. Sebelum menetapkan peserta, tim kantor pusat dan regional PT Agrinas Palma Nusantara melakukan penjangkauan selama tujuh hari ke sejumlah distrik di wilayah tersebut.
Penjangkauan dilakukan untuk mencari lulusan SMA atau sederajat yang belum memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kepala Divisi Operasional SDM PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Ardiansyah, mengatakan program tersebut ditujukan untuk membuka akses pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda OAP.
“Bagi kami, pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga tentang membuka kesempatan dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi untuk membangun masa depannya,” ujar Ardiansyah, Minggu (18/10/2026).
Menurut Ardiansyah, penjangkauan langsung ke berbagai distrik dilakukan agar informasi dan kesempatan mengikuti program dapat menjangkau lebih banyak lulusan SMA di Boven Digoel.
“Kami berharap program ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas diri, memperoleh keterampilan yang relevan, dan kelak berkontribusi bagi masyarakat, daerah, serta industri perkebunan,” katanya.












