BANJARMASIN — Tiga jenazah korban insiden kapal Virgo Transport 8 kembali teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan. Dengan tambahan tersebut, total 72 dari 82 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin telah teridentifikasi.
Tiga jenazah yang baru teridentifikasi yakni Muhammad Anwaril Ma’arif (18), asal Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan; Mochamlmad Supardi (74), asal Surabaya, Jawa Timur; dan Supiani (45), asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Much. Sofwan mengatakan Muhammad Anwaril Ma’arif teridentifikasi melalui DNA primer, ciri medis sekunder dan properti. Mochamlmad Supardi teridentifikasi berdasarkan ciri medis sekunder, sedangkan Supiani melalui ciri medis sekunder dan properti.
Dengan tiga identifikasi terbaru tersebut, masih terdapat 10 jenazah yang dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Perkembangan itu disampaikan dalam rilis ke-11 penanganan korban yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).
Sementara itu, operasi pencarian korban masih berlangsung. Memasuki hari ke-27, sebanyak 53 orang masih dalam pencarian oleh Basarnas bersama tim gabungan.
Penyisiran dilakukan di lokasi kejadian serta kawasan pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan proses penyidikan telah dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebelumnya, Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Kalsel menyampaikan empat orang telah diamankan dan ditahan.
Di sisi lain, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada 69 ahli waris korban yang telah teridentifikasi. Untuk tiga jenazah yang baru teridentifikasi, berkas santunan masih dalam proses verifikasi.
Pihak pemilik kapal Virgo Transport 8 menyatakan akan menanggung biaya penanganan dan pengiriman jenazah hingga ke rumah duka.












