JAKARTA — Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persoalan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak akan memengaruhi peluang Gibran untuk kembali mengikuti Pilpres 2029.
Fernando mengatakan, putusan MK tersebut belum tentu menghentikan langkah Denny Indrayana dan pihak terkait untuk mempersoalkan isu tersebut melalui jalur lain maupun membangun narasi di ruang publik.
“Kenapa Denny Indrayana dan kawan-kawan hanya mempersoalkan Gibran? Sepertinya ada sosok yang sedang diperjuangkan Denny sudah ngebet ingin berkuasa karena sudah beberapa kali gagal mengikuti kontestasi Pilpres,” ujar Fernando, Rabu (7/10/2026).
Menurut Fernando, jika persoalan yang diperjuangkan berkaitan dengan penegakan konstitusi, maka pasangan Prabowo Subianto-Gibran seharusnya menjadi satu kesatuan yang dipersoalkan.
“Bukan hanya Gibran karena sesuai dengan Undang-undang kelengkapan keduanya satu kesatuan dan tidak terpisahkan,” katanya.
Ia juga menilai aturan mengenai persyaratan calon presiden dan wakil presiden perlu mengakomodasi calon yang menempuh pendidikan di luar negeri.
“Untuk kepentingan mengakomodir calon Presiden atau Wakil Presiden yang menempuh pendidikan di luar negeri, seharusnya Denny Indrayana mempertimbangkan untuk memberikan masukan agar mengakomodir sistem pendidikan luar negeri terkait dengan persyaratan capres dan cawapres,” ujarnya.
Fernando memperkirakan putusan MK tidak akan menghambat peluang Gibran mengikuti Pilpres 2029. Ia menyebut kemungkinan adanya uji materi terhadap Undang-Undang Pilpres terkait persyaratan calon presiden dan wakil presiden.
“Saya yakin bahwa putusan MK tidak akan mempengaruhi peluang Gibran mengikuti kontestasi pada Pilpres 2029. Karena sangat mungkin akan ada pihak yang melakukan uji materi terkait dengan Undang-undang Pilpres mengenai syarat Capres-Cawapres sehingga mengakomodir sistem pendidikan luar negeri seperti Gibran,” katanya.
Fernando juga meminta polemik mengenai ijazah Gibran dihentikan. Ia menyarankan Denny Indrayana dan pihak yang didukungnya lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Pilpres 2029.
“Kemungkinan Denny Cs dan sosok yang didukung akan terus menerus melakukan manuver politik sampai beberapa periode ke depan karena Gibran akan kembali menjadi kontestan Pilpres 2029 dan menjadi pemenang,” pungkas Fernando.












