Malang

Bidik 18 SMK di Malang Raya, KSM Tawarkan Kuliah Sambil Magang hingga Taiwan

×

Bidik 18 SMK di Malang Raya, KSM Tawarkan Kuliah Sambil Magang hingga Taiwan

Sebarkan artikel ini

MALANG — Program Kuliah Sambil Magang (KSM) menyasar sekitar 18 SMK negeri dan swasta di Malang Raya untuk memperkenalkan program pendidikan S1 Pariwisata yang terintegrasi dengan pengalaman magang di Taiwan.

Sasaran utama sosialisasi adalah SMK yang memiliki jurusan pariwisata atau perhotelan. Kompetensi tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan program S1 Pariwisata di Universitas Kepanjen serta kebutuhan industri hotel mitra di Taiwan.

Penggagas KSM, Lilik, mengatakan program tersebut ditujukan bagi lulusan SLTA yang ingin melanjutkan kuliah tetapi menghadapi keterbatasan biaya.

“Masih banyak lulusan SLTA yang memiliki keinginan kuliah tetapi terbentur persoalan biaya. Makanya saya menggagas KSM ini, sebagai bentuk visi misi kepedulian kami dengan keadaan saat ini,” kata Lilik, Jumat (2/10/2026).

Dari sekitar 18 SMK yang dipetakan di Kabupaten Malang, setiap sekolah diperkirakan memiliki 50 hingga 60 siswa pada jurusan pariwisata atau perhotelan. Sosialisasi menjadi tahap awal untuk memberikan informasi mengenai mekanisme kuliah, magang hingga peluang bekerja di industri perhotelan luar negeri.

Melalui skema KSM, mahasiswa menjalani pendidikan S1 Pariwisata sekaligus memperoleh pengalaman kerja melalui program magang. Setelah menempuh satu semester perkuliahan dan persiapan, mahasiswa berkesempatan mengikuti program magang di Taiwan hingga maksimal dua tahun.

Selama mengikuti program tersebut, mahasiswa mendapatkan honor yang dapat digunakan untuk membantu pembiayaan kuliah hingga menyelesaikan pendidikan.

KSM juga menyiapkan pengenalan dunia industri perhotelan melalui kunjungan ke sejumlah hotel di Malang Raya. Grand Mercure, Aston, Alana dan Fave Hotel disebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program tersebut.

Setelah sosialisasi, siswa dari SMK sasaran berkesempatan mengikuti tur hotel di jaringan mitra KSM untuk melihat langsung lingkungan kerja dan standar operasional industri perhotelan.

Baca Juga  718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB, Ada Peserta dari Sudan dan Papua Nugini

Lilik mengatakan pengenalan langsung ke lingkungan hotel dilakukan agar siswa memperoleh gambaran mengenai operasional industri dan kompetensi yang dibutuhkan sebelum mengikuti program magang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *