TANAH LAUT – Identitas laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di kawasan kebun karet Desa Benua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, akhirnya diketahui. Korban bernama Afni (41), warga RT 5 Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan.
Jasad Afni ditemukan warga pada Jumat (11/9/2026) pagi. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga bulan sebelum ditemukan.
Penemuan itu dilaporkan warga kepada Polsek Takisung sekitar pukul 09.00 Wita. Personel Polsek Takisung bersama Tim Inafis Polres Tanah Laut kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, setelah proses identifikasi selesai, jenazah dievakuasi ke RSUD H. Boejasin Pelaihari untuk pemeriksaan medis.
“Anggota bersama Tim Inafis Polres Tala meluncur ke TKP. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD H. Boejasin untuk divisum dan nantinya diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Duki.
Evakuasi dilakukan tim Palang Merah Indonesia (PMI) Tanah Laut dan disaksikan sejumlah warga dari luar garis polisi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, keluarga sebelumnya telah melaporkan Afni hilang kepada pihak berwajib pada Juni 2026.
Lokasi penemuan berada cukup jauh dari permukiman. Petugas harus melewati areal persawahan yang kondisinya telah mengering untuk mencapai titik tersebut.
Di sekitar jasad, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, berupa gelang karet hitam, topi, sandal dan dompet. Di dalam dompet terdapat STNK, KTP, kartu BPJS dan uang tunai.
Uang tersebut terdiri dari dua lembar pecahan Rp50 ribu dalam amplop, satu lembar Rp100 ribu, beberapa lembar pecahan Rp2 ribu dan uang logam.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaus hijau dalam posisi telentang. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan, sementara sejumlah bagian tubuh, terutama di bagian kepala, mengalami kerusakan jaringan.
Jenazah masih berada di RSUD H. Boejasin untuk pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.











