BANJARMASIN – Sebanyak 45 pelajar dan mahasiswa di Kota Banjarmasin menerima bantuan pendidikan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026). Penyaluran mencakup beasiswa Cendikia untuk mahasiswa jenjang S1 serta bantuan pendidikan bagi pelajar SD hingga SMP sederajat.
Untuk jenjang perguruan tinggi, bantuan diberikan kepada 10 mahasiswa berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga menyelesaikan pendidikan. Penerima terdiri dari lima mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska), empat mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin, dan satu mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).
Total bantuan UKT yang disalurkan untuk 10 mahasiswa tersebut mencapai Rp29,5 juta.
Sementara bantuan pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan sederajat diberikan kepada 35 anak dengan total dana Rp30,7 juta.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar sehingga dana dapat diterima secara langsung oleh penerima.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin Riduan Masykur mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen BAZNAS Cendikia.
“Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” kata Riduan.
Ia juga mengajak masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
“Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” ujarnya.
Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid, mengatakan kerja sama dengan BAZNAS telah berlangsung dalam penyaluran dana untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar yang hadir dalam penyerahan simbolis tersebut meminta para penerima memanfaatkan bantuan untuk kebutuhan pendidikan.
“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya,” ujar Ichrom.
Ia juga berpesan kepada penerima bantuan agar terus meningkatkan prestasi dan membangun karakter yang baik.
“Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” katanya.












