Pendidikan

Dari Harus Dibangunkan hingga Bangun Sendiri, Perubahan Siswa MTs Muhammadiyah Tawangsari

×

Dari Harus Dibangunkan hingga Bangun Sendiri, Perubahan Siswa MTs Muhammadiyah Tawangsari

Sebarkan artikel ini

SUKOHARJO – Perubahan kebiasaan anak menjadi cerita yang dibagikan salah satu orang tua siswa MTs Muhammadiyah Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari yang semula harus dibangunkan untuk salat Subuh, anaknya kini mampu bangun sendiri.

Cerita tersebut disampaikan Wahid Munadi, orang tua siswa kelas 9A Program Khusus Unggulan Tahfidz & IT, saat menghadiri sosialisasi program madrasah tahun pelajaran 2026/2027 di aula MTs Muhammadiyah Tawangsari, Sabtu (15/8/2026).

Wahid menceritakan perubahan kemandirian putranya, Muh. Zidan Hilal Arhan, yang ia amati sejak duduk di kelas 7 hingga kelas 9.

“Saat kelas 7, anak saya masih susah dibangunkan salat Subuh. Masuk kelas 8 mulai bisa bangun ketika dibangunkan, dan di kelas 9 ini dia sudah punya kemandirian penuh untuk bangun Subuh sendiri,” ujar Wahid.

Pertemuan tersebut diikuti orang tua dan wali siswa kelas 7, 8, dan 9. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni kelas 8 dan 9 pada pagi hari serta kelas 7 pada siang hari.

Selain membahas program madrasah, pertemuan digunakan untuk menyampaikan pola pendampingan siswa di sekolah dan di rumah.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari, Muh. Subekti, mengatakan pendampingan pendidikan tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah karena keluarga tetap memiliki peran dalam keseharian anak.

“Menyekolahkan anak adalah sebuah investasi. Namun ingat, orang tua tidak boleh menyerahkan seluruh proses pendidikan anak bulat-bulat kepada pihak sekolah. Sekolah dan rumah harus berada dalam satu komando,” kata Subekti.

Pihak madrasah juga memaparkan sejumlah program untuk tahun pelajaran 2026/2027. Waka Kurikulum Ferawati Asna Khoiriyah menyampaikan target akademik, sedangkan Waka Kesiswaan Satrio Aji memaparkan program kedisiplinan dan kepemimpinan siswa.

Sementara itu, Eni Indriyani menyampaikan informasi mengenai administrasi dan keuangan madrasah kepada orang tua dan wali siswa.

Baca Juga  Putra Putri SMKS Muhammadiyah Satui Juara 1 dan 3 Lomba Gerak Jalan

Kepala MTs Muhammadiyah Tawangsari, Nardi, mengatakan pihak madrasah akan terus melibatkan orang tua dalam proses pendampingan siswa selama mengikuti pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *