MALANG – SMA Taruna Nusantara Kampus Malang resmi beroperasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Kampus ini menjadi bagian dari pengembangan SMA Taruna Nusantara setelah kampus utama di Magelang dan kampus Cimahi.
Kampus tersebut berdiri di atas lahan yang diproyeksikan mencapai hampir 30 hektare dan diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada 13 Januari 2026.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus Malang Brigjen TNI Mahbub Junaedi, kepada bacakabar.id Kamis (13/8) mengatakan pendidikan di kampus Pagak memadukan pembelajaran akademik dengan pendidikan karakter serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Sistem pendidikan yang kami bangun di Pagak ini bukan semata-mata mengejar nilai akademik, melainkan sebuah ekosistem utuh pembentukan karakter ksatria. Kami mengintegrasikan Kurikulum Nasional, Kurikulum Khusus Taruna Nusantara, dan penguatan iptek tingkat tinggi,” ujar Mahbub saat meninjau fasilitas ksatrian.
Menurut Mahbub, sekolah tersebut menerima putra-putri dari berbagai daerah tanpa membedakan latar belakang sosial ekonomi orang tua.
Sejak angkatan pertama masuk, para pamong dan pengasuh juga diarahkan menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan dan tantangan global.
Bupati Malang M. Sanusi mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang mendukung keberadaan SMA Taruna Nusantara di Pagak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen nyata pembangunan ini,” ujar Sanusi.
Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut juga diikuti pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung di kawasan Pagak, termasuk pengaspalan jalan utama dan jaringan air bersih.
Saat ini, fasilitas SMA Taruna Nusantara Kampus Malang meliputi asrama, laboratorium sains, pusat kebugaran dan fasilitas pendukung pendidikan lainnya.











