BANJARMASIN – Ratusan guru madrasah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mengikuti pelatihan Safety Riding yang digelar Polresta Banjarmasin di Aula Mathilda Batlayeri, Rabu (29/7/2026).
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menanamkan budaya tertib berlalu lintas melalui dunia pendidikan. Guru dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara kepada para siswa.
Kegiatan dipimpin Plh. Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar dan dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI, Ketua Umum BKPRMI, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, jajaran personel Polresta Banjarmasin, serta guru madrasah se-Kalimantan Selatan.
Melalui Kasi Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Adi Harry Sucahyo, Plh. Kapolresta mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru mengenai cara berkendara yang aman, tertib, serta sesuai dengan aturan lalu lintas.
Menurutnya, guru diharapkan tidak hanya memahami pentingnya keselamatan di jalan, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi peserta didik dalam membangun budaya disiplin berlalu lintas.
“Para guru diharapkan dapat menjadi teladan bagi peserta didik dalam menerapkan perilaku berkendara yang disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Ipda Adi Harry Sucahyo.
Dalam pelatihan itu, peserta menerima materi teori dan praktik dari instruktur Satlantas Polresta Banjarmasin. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar berkendara, etika berlalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga pemahaman mengenai risiko pelanggaran lalu lintas.












