Paringin, bacakabar — Pemerintah Kabupaten Balangan melepas 21 peserta program pembekalan dan penempatan kerja ke Jepang di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Minggu (3/5). Program ini digagas Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Balangan untuk menekan angka pengangguran.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyebut program ini sebagai proyek visioner. “Belum ada kabupaten/kota lain yang melaksanakan. Ini upaya kita menurunkan angka pengangguran,” ujarnya.
Dari 21 peserta, dua orang sudah mengantongi kontrak kerja di perusahaan Jepang. Sisanya masih menjalani tahap pembekalan. Para peserta sebelumnya mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan lewat kerja sama dengan LPP Enter.
Abdul Hadi berencana meningkatkan kapasitas Balai Latihan Kerja di Balangan. Tidak hanya bahasa Jepang, pelatihan juga akan mencakup bahasa Korea, Jerman, Belgia, dan Inggris. “Kami akan upgrade BLK agar pelatihan bahasa bisa dilakukan di Balangan,” tambahnya.
Kepala DKUKMTK Balangan, Abdurahman Arrahumi, menjelaskan program ini bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Selain Jepang, pihaknya juga menjajaki peluang kerja ke Eropa, Timur Tengah, Australia, hingga Bulgaria. Program ini bekerja sama dengan PT Mariku AIC Indonesia atau Karir Jepang.
Salah satu peserta, Saidatina, mengaku bersyukur. “Terima kasih kepada Pemkab Balangan. Program ini sangat membantu,” ujarnya. Ia berharap bisa mengumpulkan pengalaman dan modal untuk membuka lapangan kerja saat kembali ke Balangan.
Bupati berpesan agar para peserta memahami budaya dan etos kerja Jepang. “Jaga nama baik daerah dan negara,” pesannya.












