PULANG PISAU — Kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ulhaq, ke Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i menyambut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di daerah.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis,” ujar Rifa’i.
Ia menyebut, sepanjang 2025, pemerintah daerah telah merealisasikan 67 kegiatan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan layak.
Selain itu, Pemkab Pulang Pisau juga mendukung program nasional penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan seluas 194.200 meter persegi telah disiapkan di Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir, dengan sekitar 76.000 meter persegi dialokasikan untuk fasilitas pendidikan.
Dalam rencana tersebut, pemerintah daerah menyiapkan 30 rombongan belajar (rombel) mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proses seleksi siswa akan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan program tepat sasaran.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti pemerataan kualitas pendidikan, keterbatasan infrastruktur di wilayah terpencil, serta kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta dialog antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan strategis dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata.
Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan dalam membangun masa depan pendidikan nasional, dimulai dari daerah.












