Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Pagelaran Tari Dunia 2026 Meriah di Kotabaru, 130 Penari Tampil di Siring Laut

×

Pagelaran Tari Dunia 2026 Meriah di Kotabaru, 130 Penari Tampil di Siring Laut

Sebarkan artikel ini
Penari menampilkan tari tradisional pada Pagelaran Tari Dunia 2026 di Siring Laut Kotabaru
Penampilan tari tradisional memukau penonton dalam Pagelaran Tari Dunia 2026 di Siring Laut, Kotabaru.

Kotabaru, bacakabar.id — Pagelaran Tari Dunia 2026 berlangsung meriah di kawasan wisata Siring Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu malam (25/4). Kegiatan ini tak sekadar menjadi pertunjukan seni, tetapi juga ruang memperkuat identitas budaya dan kebersamaan masyarakat.

Acara dihadiri Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Minggu Basuki, bersama jajaran kepala dinas, tokoh adat, serta ratusan peserta dan undangan.

Mengusung tema “Mausung Budaya Batari Sabanua”, pagelaran ini melibatkan 130 penari dari berbagai sekolah dan sanggar seni. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Dunia yang jatuh setiap 29 April.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Akhmad Romansyah, mengatakan seni tari memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda.

“Tari bukan sekadar gerakan, tetapi bahasa universal yang menyatukan kebersamaan dan keindahan,” ujarnya.

Undangan menyaksikan dan bertepuk tangan dalam Pagelaran Tari Dunia 2026 di Siring Laut Kotabaru
Tamu undangan dan pejabat daerah memberikan apresiasi saat menyaksikan Pagelaran Tari Dunia 2026 di kawasan Siring Laut, Kotabaru.

Menurutnya, ruang ekspresi seperti ini penting untuk mendorong kreativitas generasi muda agar tetap terhubung dengan akar budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Sementara itu, H. Minggu Basuki menegaskan bahwa kegiatan seni budaya memiliki dampak luas, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai penggerak promosi daerah dan kebanggaan masyarakat.

“Pagelaran ini memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang Kotabaru lebih dikenal melalui potensi seni budayanya,” katanya.

Pagelaran Tari Dunia 2026 menunjukkan bahwa seni budaya dapat menjadi kekuatan sosial yang mempererat kebersamaan sekaligus mendorong pengembangan generasi muda, serta berkontribusi pada promosi pariwisata daerah.

Baca Juga  Melampaui Tugas Pelayaran, PT Pelni Bangun Fondasi Ekonomi Warga Alle-Alle dari Akses Sanitasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *