TANAH BUMBU —DPRD Tanah Bumbu menilai pelaksanaan Aksi Inovasi Tanah Bumbu dalam rangka HUT ke-23 yang digelar di Ruang Terbuka Publik, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (2/4), mulai memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan yang digelar di Ruang Terbuka Publik, Kecamatan Simpang Empat ini membuka akses promosi dan penjualan bagi pelaku UMKM melalui penyediaan stan tanpa biaya.
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, menyebut fasilitas tersebut menjadi faktor penting dalam membantu pelaku usaha memperluas pasar sekaligus menekan biaya awal usaha.
Menurutnya, aktivitas masyarakat yang meningkat selama kegiatan berlangsung turut mendorong pergerakan ekonomi di sekitar lokasi.
Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, menilai konsep kegiatan yang menggabungkan expo, job fair, dan pasar murah mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Ia menyebut, selain membuka peluang kerja, kegiatan tersebut juga membantu menjaga daya beli masyarakat melalui program pasar murah yang disediakan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menyampaikan bahwa Aksi Inovasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga unsur Forkopimda.
Kegiatan ini juga menghadirkan stan pembangunan dari kabupaten se-Kalimantan Selatan serta partisipasi 12 kecamatan dengan produk unggulan masing-masing.
Selain expo, rangkaian kegiatan mencakup layanan publik, hiburan, hingga kegiatan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda perayaan, tetapi juga mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat dalam penguatan ekonomi daerah. Aksi Inovasi Tanbu 2026 dijadwalkan berlangsung selama sepekan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu.












