Batulicin – Psikolog Yulia Tri Nugrahaini mengungkap sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah kecanduan smartphone pada anak dan remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu di Gedung Sekretariat PKK, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (11/2/2026).
Dalam pemaparannya, Yulia menjelaskan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai dampak negatif, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, hingga perubahan perilaku anak.
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting yang harus dipahami orang tua. Beberapa tanda kecanduan gadget antara lain anak mudah marah saat penggunaan dibatasi, lebih memilih bermain ponsel dibanding berinteraksi, serta mengalami gangguan fokus.
“Orang tua perlu membuat batasan waktu penggunaan gadget, menyusun aturan bersama anak, serta membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa didampingi, bukan diawasi secara berlebihan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi. Anak, kata dia, cenderung meniru kebiasaan yang dilakukan di lingkungan keluarga.
Sementara itu, Penasehat I DWP Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif menyampaikan bahwa kegiatan edukasi tersebut bertujuan memperkuat peran keluarga, khususnya ibu, dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.
Ketua DWP Tanah Bumbu Siti Masitah Eryanto Rais menambahkan, perkembangan teknologi membawa manfaat sekaligus tantangan sehingga orang tua perlu memiliki pemahaman yang tepat dalam mendampingi anak.
Melalui kegiatan ini, DWP Tanah Bumbu berharap para orang tua semakin memahami pola asuh yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan aktivitas sosial, sehingga anak dapat tumbuh sehat dan bijak dalam menggunakan gadget.












