Pelaihari, Kalimantan Selatan — Air masih menggenangi permukiman warga di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Senin (5/1/2026). Di tengah banjir yang belum surut itu, Ketua DPRD Tanah Laut, Khairil Anwar, turun langsung ke lapangan dengan menaiki perahu kecil untuk menjangkau kawasan yang terisolasi.
Sampan bermotor melaju perlahan menyusuri genangan yang menutup jalan-jalan desa. Rumah warga tampak dikepung air berwarna cokelat, sementara sebagian aktivitas masyarakat lumpuh. Dari atas perahu, Khairil memantau kondisi permukiman sekaligus berdialog singkat dengan warga yang bertahan di rumah masing-masing.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus memantau langsung ketinggian debit air yang masih fluktuatif di wilayah Kurau dan sekitarnya. Beberapa titik dilaporkan masih sulit diakses kendaraan darat.
Dalam peninjauan itu, Khairil juga menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” kata Khairil di sela peninjauan.

Banjir di Kecamatan Kurau merupakan bagian dari genangan luas yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut dalam beberapa hari terakhir, dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya aliran sungai. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan darurat.
Hingga Senin sore, sebagian warga masih bertahan di rumah, sementara lainnya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparat setempat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.












